Perpustakaan Dabulon Cerdas Dorong Literasi Tematik untuk Pembangunan Desa
Meta Deskripsi: Perpustakaan Dabulon Cerdas kembangkan literasi tematik sebagai strategi pembangunan desa, dengan layanan inklusif dan program berbasis potensi lokal yang didukung penuh oleh Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat.
Dabulon, Selasa 5 Agustus 2025 ; Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong pembangunan berbasis pengetahuan, Perpustakaan Desa Dabulon Cerdas terus berinovasi melalui pendekatan literasi tematik yang kini menjadi sorotan utama dalam strategi pengembangan desa.
Sebagai perpustakaan desa yang memiliki fungsi edukatif dan sosial, Perpustakaan Dabulon Cerdas bersifat terbuka dan inklusif. Artinya, semua kalangan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa, dapat mengakses berbagai koleksi buku, informasi, serta layanan berbasis kebutuhan lokal yang telah disesuaikan dengan kondisi masyarakat Desa Dabulon.
Perpustakaan desa seperti Dabulon Cerdas bukan sekadar tempat membaca, tetapi menjadi pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat. Dengan jenis layanan yang bersifat edukatif dan transformatif, perpustakaan ini turut memainkan peran penting dalam pembangunan desa melalui penyediaan informasi yang tepat guna, pelatihan keterampilan dasar, serta program-program literasi berbasis konteks lokal.
Salah satu pendekatan yang kini diadopsi adalah literasi tematik. Literasi tematik adalah pendekatan literasi yang mengintegrasikan tema-tema tertentu, seperti pertanian, lingkungan, kewirausahaan, kesehatan, atau budaya local, ke dalam kegiatan baca tulis masyarakat. Tujuannya adalah agar literasi tidak hanya menjadi kemampuan dasar, tetapi juga menjadi sarana transformasi sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurut Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, pendekatan literasi tematik ini sangat relevan dan mendukung visi pembangunan desa.
“Literasi tematik sangat penting untuk menjembatani kebutuhan pengetahuan warga dengan potensi yang dimiliki desa. Di Dabulon, kami ingin membangun masyarakat yang cerdas secara konteks, paham akan dunia mereka sendiri dan mampu memanfaatkannya untuk kesejahteraan,” ujar Anuar Sadat.
Lebih lanjut, Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, menegaskan bahwa keberadaan Perpustakaan Dabulon Cerdas bukan hanya sebagai fasilitas pendukung, melainkan sebagai pilar utama dalam membangun budaya belajar sepanjang hayat di tengah masyarakat desa. Ia menyampaikan bahwa perpustakaan desa harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan warga dan perkembangan zaman.
“Perpustakaan harus hadir di tengah masyarakat sebagai ruang hidup yang dinamis, bukan sekadar tempat buku, tapi juga tempat lahirnya ide, kreativitas, dan solusi untuk kemajuan desa. Melalui pendekatan literasi tematik, kami ingin memastikan bahwa perpustakaan benar-benar memberi manfaat nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi seluruh warga,” ungkapnya.
Program literasi yang digagas oleh Perpustakaan Dabulon Cerdas meliputi kelas tematik seperti Literasi Pertanian Organik, Literasi Baca Tulis Anak dengan Cerita Rakyat Lokal. Kegiatan ini tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga membuka ruang bagi warga untuk mengembangkan potensi ekonomi dan sosialnya.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa dan kolaborasi bersama para relawan serta penggiat literasi, Perpustakaan Dabulon Cerdas diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan berbasis pengetahuan di Desa Dabulon.
Slamet Riyadi
28 Juli 2025 20:27:50
Semoga kita bisa kerjasama bu. ...