OpenSID merupakan aplikasi bersifat Open Source. Dikembangkan oleh OpenDesa demi mendukung keterbukaan informasi dan digitalisasi Desa diseluruh Indonesia
Tema Pusako merupakan Tema atau Theme Premium resmi Aplikasi OpenSID. Layout dan design perpaduan modern dan minimalis. Responsive terhadap semua jenis layar. Memiliki 12 pilihan warna primer. Dilengkapi fitur-fitur bawaan dari OpenSID serta fitur tambahan sebagai pendukung
Peran Lembaga Adat Desa Dabulon dalam Pembangunan Desa
Meta Deskripsi: Lembaga Adat Desa Dabulon, di bawah kepemimpinan Saladik, berperan penting dalam pembangunan desa melalui pelestarian budaya, mediasi sosial, dan penguatan nilai-nilai lokal. Kepala Desa Anuar Sadat turut mendukung sinergi adat dan pemerintah demi kemajuan Dabulon.
Dabulon.simsa.id ; Di tengah arus modernisasi dan transformasi desa, Desa Dabulon, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, tetap menjaga akar budayanya melalui peran strategis Lembaga Adat Desa Dabulon. Dipimpin oleh Ketua Lembaga Adat, Saladik, lembaga ini menjadi penopang utama dalam menjaga identitas lokal sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan desa.
Dengan dukungan Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, sinergi antara adat dan pemerintahan desa terus dibangun, menciptakan model pembangunan berbasis kearifan lokal yang harmonis, partisipatif, dan berkelanjutan.
Lembaga adat desa merupakan institusi non-formal yang mewakili struktur sosial tradisional masyarakat setempat. Di Dabulon, lembaga adat tidak hanya menjalankan fungsi budaya, tetapi juga menjadi penengah, penasihat, dan pengawal moral dalam setiap dinamika sosial dan pembangunan desa.
Menurut Ketua Lembaga Adat Dabulon, Saladik, lembaga ini berpegang pada nilai-nilai luhur nenek moyang seperti sipakatau (saling menghormati), gotong royong, dan musyawarah mufakat sebagai dasar setiap langkahnya.
"Kami bukan sekadar menjaga tradisi, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat agar pembangunan tidak terlepas dari akar budaya kita," ujar Saladik.
Peran Strategis Lembaga Adat dalam Pembangunan Desa Dabulon antara lain:
Menjadi Penjaga Nilai dan Norma Sosial
Lembaga Adat berperan menjaga keseimbangan sosial melalui penyelesaian konflik secara adat, mediasi permasalahan warga, hingga mendampingi penyelenggaraan upacara adat yang menjadi perekat sosial antarwarga.
Terlibat dalam Penyusunan Kebijakan Desa
Dalam berbagai forum desa seperti Musyawarah Desa (Musdes), Ketua Lembaga Adat turut dilibatkan untuk memberikan pandangan berdasarkan perspektif adat, khususnya terkait tata ruang desa, batas wilayah adat, dan penggunaan lahan secara arif.
Pelestarian Budaya Lokal
Melalui kegiatan seni budaya seperti tari tradisional, upacara adat panen raya, hingga pelatihan kearifan lokal kepada generasi muda, Lembaga Adat terus menanamkan identitas budaya Dabulon kepada masyarakat.
Mendorong Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan
Keberadaan Lembaga Adat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah desa, memperkuat partisipasi warga terutama dalam kegiatan gotong royong, pembangunan fisik desa, dan program ketahanan pangan berbasis komunitas.
Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, menyampaikan bahwa pembangunan di Dabulon tidak mungkin berhasil tanpa keterlibatan dan restu dari tokoh adat. Menurutnya, Lembaga Adat menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam memastikan pembangunan yang tidak hanya fisik, tetapi juga spiritual dan sosial.
"Kami di pemerintahan desa selalu melibatkan Lembaga Adat dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan program. Pembangunan tanpa akar budaya hanya akan menghasilkan desa yang rapuh secara sosial,” ujar Anuar Sadat.
Pemerintah Desa Dabulon juga mengalokasikan anggaran desa untuk mendukung kegiatan pelestarian adat dan budaya, termasuk dukungan untuk pelatihan generasi muda dalam seni tradisional, penguatan hukum adat, serta pengarsipan sejarah lokal.
Meski peran Lembaga Adat begitu vital, mereka menghadapi tantangan besar seperti:
Globalisasi budaya yang memengaruhi pola pikir generasi muda.
Kurangnya regenerasi dalam kepemimpinan adat.
Keterbatasan dokumentasi hukum adat sebagai rujukan formal pembangunan.
Namun demikian, baik Saladik maupun Anuar Sadat optimis bahwa dengan kolaborasi yang erat, Lembaga Adat akan terus menjadi benteng identitas sekaligus agen perubahan desa.
Lembaga Adat Desa Dabulon telah membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal menjaga jiwa dan identitas desa. Dengan kepemimpinan Saladik dan dukungan penuh dari Kepala Desa Anuar Sadat, Lembaga Adat mampu membingkai setiap langkah pembangunan dalam nilai-nilai luhur warisan leluhur.
Desa Dabulon terus tumbuh sebagai desa yang beradab dalam kemajuan, dan maju dalam keberadaban, sebuah desa yang tidak melupakan akar meski sedang meraih bintang.
Slamet Riyadi
28 Juli 2025 20:27:50
Semoga kita bisa kerjasama bu. ...